Minggu, 06 Januari 2013

sebuah pertemuan

jari manis itu masih mengetik,mencari2 sesuatu di Google.wajah seriusnya mengurung niat Rania untuk mengerjainya.Rania hanya diam melihat Nafka.sampai akhirnya komentar juga:
     "eh,ka liat apaan sih?.kusyuk banget..."
     "ini nih,nanti ku jelasin....."
     "ni formulir buat apaan sih?''
      "ada deh..''
ia kusyuk membaca apa yg ditampilkan di layar laptopnya itu.menyimak, mungkin mencari2 sesuatu.
      ''aah....''
ia beranjak.malamnya ia langsung mengisi formulir pendaftaran itu.
      ''o...jadi ini formulir pendaftaran lomba nulis,bilang lah.kapan acaranya?
      ''besok...''
besok harinya ia langsung meluncur ke tempat lomba itu di adakan.ramai banyak wajah2yg cuek.semuanya tampak serius.kecuali
     ''maaf anda ikut lomba ini juga ya?''
     '''oh..iya....anda siapa?''
     ''saya febri,salah satu peserta''
     ''saya Nafka ''
setelah selesai berkenlann mereka jadi nampak akrab.berbincang2.hingga perlombaan dimulai.
      ''mbak Nafka nanti kita akan berbicara lagi ya?" ucap febri
entah kenapa nafka merasa lebih tenang setelah berdialog lama dgn febri,entahlah wajah ceria febri juga menceriakan hatinya.ia mengikuti lomba itu dan berharap supaya cita2 nya akan tercapai.ia menulis sebuah cerita tentang perjuangan  saat ia berusaha untuk menggapai impiannya.ya,saat dia sama sekali tak tau apa2.
ia merasa yakin dengan karyanya itu.
selesai acaranya di luar gedung ia kembali febri.
  ''gimana mbak lancar?''
  ''Alhamdulillah....kamu gimana?''
  ''o..saya juga,ya sudah saya permisi dulu ya? sya harap kita akan berjumpa lagi nanti.assalamu'alaikum!"
  ''wa'alaikum salam,hati2..."
sejak pertemuaannya itu,ia merasa ada sesuatu dgn febri.perasan aneh,heran,senyum febri mengandung teka teki baginya.,lama berlalu.1 minggu lagi pegumuman.
saat yg dinanti pun tiba,pengungumuman yg di tunggu oleh ratusa peserta dari berbagai pelosok.saat itu ia kembali bertemu dgn sosok ceria febri.
   ''kita bertemu lagi ya mbak? sepertinya kita sudah ditakdirkan bersama...(ia tersenyum kecil)
senyumnya sangat manis,seperti mentari yg merekah di pagi hari.Nafka juga tersenyum memandangnya.
dan pemenangnya adl.....
ya NAFKA. nama itu terpampang jelas.Nafka menangis terharu,ia tak pernah menyangka impiannya akn terwujud.febri memuji
  ''selamat mbak nafka.saya turut senang''
sejak saat itu mereka saling berhubungan.pertemuan yg sungguh menyenagkan,mempertemukan 2 hati suci dan terikat dlm tali persaudaraan.sungguh mungkin mereka akn menjadi penghuni2 surga.wajah ceria nafka dan febri mungkin mampu menarik hati yg melihatnya.
impian sama yg mereka miliki mampu mengokohkan jiwa mereka.impian yg berusaha untuk digapai.entahlah mungkin impian itu mampu membuka mata dunia.yaitu impian dari hati yg paling dalam impian tulus dr hati mereka.setiap harinya langit2 dan awan2 menyemangati mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar